Dalam proses editing video ini saya dan yunus mendapatkan bagian untuk mengedit scene "Kutu Buku". Kami membagi tugas, saya bertugas memberi transisi video, membuat title, dan memainkan speed dari bagian tertentu agar lebih pas dan enak dilihat.
Saya mengedit video menggunakan aplikasi adobe premiere, di aplikasi ini saya memberikan transisi yang ada pada effect dan video transition. Di dalam video transition ada banyak sekali jenis transisi, saya menggunakan beberapa transisi yang dirasa pas dengan scene yang terjadi.
Setelah saya selesai dengan video transition, saya lalu membuat title dengan cara klik tab title lalu pilih New Title lalu pilih Default Crawl dan beri nama title tersebut. Setelah muncul kotak editor title, saya menuliskan title yang saya inginkan, dalam hal ini saya menuliskan title pembuka berupa judul yaitu "KUTU BUKU" tittle pembuka ini menggunakan default still bukan default crawl dan title yang menghubungkan scene di toilet berupa "Beberapa Saat Kemudian. Setelah selesai dengan penulisan title, saya mengubah Roll/Crawl option di kotak dialog ini saya menandai crawl left agar title bergerak menuju kekiri layar, lalu saya mencentang start off screen agar tuisan bergerak dari ujung menuju ketengah layar.
Setelah itu, sekarang saya memainkan speed dari beberapa bagian dari keseluruhan scene. Saya mengubah speed dari bagian saat si kutu buku berada dipohon menjadi lebih cepat, saat yunus ingin masuk kekamar mandi saya ubah speednya menjadi sedikit lebih cepat, dan saat si kutu buku ingin menutup pintu kamar mandi saya ubah speednya menjadi lebih lambat. Cara mengubah speed pada bagian tertentu adalah pertama-tama saya pilih bagian yang ingin saya ubah speednya, lalu saya klik kanan da pilih Speed/Duration, setelah terbuka kotak dialognya, saya mengubah speednya dengan cara menaikkan atau menurunkan persentase dari speednya tergantung dari kebutuhan di tiap bagiannya. Semakin besar persentasenya maka semakin cepat pula laju videonya, sebaliknya jika semakin kecil persentasenya maka semakin lambat pula laju videonya (Slow Motion).
Sabtu, 12 November 2016
Minggu, 25 September 2016
Aplikasi Dalam Seni Musik dan Video
1. Adobe Premiere Pro (Video)
Adobe Premiere Pro adalah aplikasi yg dikeluarkan oleh adobe yang digunakan untuk mengedit video, dari aplikasi ini kita juga dapat membuat video dari sekumpulan gambar gambar dan kita dapat menambahkan efek untuk audio ataupun efek videonya itu sendiri. Selain audio dan video yang dapat ditambahkan efek, kita juga dapat memberikan efek pada tiap transisi dari video video agar perpindahan antar video terasa lebih halus dan enak dilihat. Namun ada beberapa efek video, sound, dan transisi yang harus menggunakan kartu grafis yang agak tinggi untuk mengaplikasikan kedalam project.
2. FL Studio
FL Studio adalah aplikasi yang digunakan untuk merekam, mengubah, ataupun membuat audio (musik). Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan ImageLine dari Belgia. Perusahaan ImageLine memberikan fitur update gratis kepada setiap penggunanya sehingga para penggunanya dapat selalu menggunakan versi terbaru FL Studio tanpa harus khawatir masalah biaya. FL Studio juga tersedia dalam bentuk mobile, yaitu FL Studio Mobile untuk pengguna IPod Touch, IPhone, IPad, dan Android.
Jumat, 22 April 2016
Regulasi Baru Pemerintah Tentang Angkutan Berbasis Aplikasi
Baru baru ini pemerintah melalui kementrian perhubungan
mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang angkutan umum berbasis aplikasi. Di
dalam regulasi pemerintah sudah menyetujui adanya angkutan umum berbasis
aplikasi namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhioleh penyedia
aplikasi yaitu pihak penyedia layanan aplikasi tersebut diharuskan untuk
menjalin kerjasama dengan pihak angkutan umum yang telah memiliki izin
sebelumnya, pihak penyedia layanan aplikasi juga tidak diperbolehkan bertindak
sebagai penyedia jasa angkutan umum, pihak penyedia layanan aplikasi juga
diwajibkan melaporkan profil perusahaannya kepada pemerintah.
Bila penyedia layanan aplikasi ingin
mengadakan angkutan umum tidak dalam trayek maka diharuskan mengikuti regulasi
tentang pembuatan angkutan umum tidak dalam trayek yang sudah ada yaitu, harus
mengurus perizinan, Perusahaan angkutan umum juga harus berbentuk BUMN BUMD PT
atau Koperasi. Untuk mengurus perizinan maka syarat syarat yang harus dipenuhi
oleh perusahaan angkutan umum adalah memiliki paling sedikit 5 kendaraan
beratasnamakan perusahaan, Memiliki tempat penyimpanan kendaraan dan tempat
melakukan perawatan atau memiliki perusahaan perawatan yang bekerjasama dengan
perusahaan angkutan umum tersebut, serta mempekerjakan orang orang yang telah
memiliki Surat Ijin Mengemudi.
Berdasarkan peraturan diatas saya
setuju dengan pemerintah yang mengeluarkan peraturan ini karena dengan adanya
peraturan ini saya rasa sudah sangat fair karena perkembangan IT kita bisa
dinikmati oleh semua pihak tidak hanya angkutan yang selama ini berbasis
aplikasi saja karena dengan adanya regulasi ini perusahaan angkutan juga akan
bekerjasama dengan penyedia layanan aplikasi sehingga persaingan jauh lebih
sehat dan juga masyarakat memiliki banyak pilihan angkutan. Dengan adanya
polemic tentang kasus ini kita dapat belajar untuk kedepannya agar bilakita
menemuka terobosan baru yang dapat memudahkan masyarakat maka kita harus
mendaftarkannya kepada pemerintah dan pemerintah seharusnya mengarahkan agar aplikasi
itu dapat digunakan oleh semua golongan tidak hanya perusahaan tertentu, karena
jika kita tidak mulai mengatur regulasinya dari sekarang maka nantinya kita
akan keteteran karena seiring perkembangan jaman IT akan bertumbuh semakin
pesat dan kita sudah tidak dapat membendung banyaknya aplikasi yang memudahkan
masyarkat, guna mengantisipasi ledakan tersebut maka kita harus membuatregulasi
yang menguntungkan semua pihak agar tidak terjadi lagi kisruh seperti tempo
hari.
Kamis, 17 Maret 2016
Korelasi antara Ilmu Budaya Dasar dan Teknik Informatika serta tantangan yang akan dihadapi kedepannya
Korelasi antara Mata Kuliah Ilmu
Budaya Dasar dengan Teknik Informatika
Pada tulisan kali ini saya akan
membahas tentang korelasi antara mata kuliah ilmu budaya dasar dengan teknik
informatika. Pada jurusan teknik informatika yang saya ambil di universitas
gunadarma di semester 2 ini ada mata kuliah ilmu budaya dasar atau biasa
disebut oleh mahasiswa dan dosen gunadarma sebagai softskill.
A. Tentang Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar adalah ilmu yang
mempelajari tentang pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan
Adapun
tujuan dari mata kuliah ilmu budaya dasar adalah:
1. Mengusahakan kepekaan mahasiswa
terhadap lingkungan budaya sehingga lebih udah dalam menyesuaikan diri
2. Agar mahasiswa memiliki pandangan
yang luas tentang masalah kemanusiaan dan mengembangkan daya kritis mereka
terhadap persoalan yang ada
3. Agar mahasiswa tidak terbelenggu
didalam sifat kedaerahan atau pengkotakan disiplin yang ketat
4. Agar lebih mampu menjalin komunikasi
antara satu dengan lainnya
B. Tentang Teknik Informatika
Sedangkan teknik informatika adalah sebuah sekumpulan ilmu
yang menginduk terhadap ilmu komputer yang secara khusus menangani permasalahan
transformasi dan pengolahan data dengan memanfaatkan teknologi komputer
seoptimal mungkin melalui proses logika tertentu.
Dasar ilmu dalam materi teknik informatika adalah algoritma
yang dikembangkan dalam beberapa materi kuliah agar siswa dapat memahami dan
menguasai ilmu rekayasa informatika sehingga mampu menganalisis, menilai,
menerapkan, dan menciptakan sebuah program atau software untuk kemudahan dalam
pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
C. Korelasi antara Ilmu Budaya Dasar dan
Teknik Informatika
Dari kedua penjelasan singkat diatas,
maka korelasi yang terjadi antara ilmu budaya dasar dan teknik informatika
adalah dengan mempelajari ilmu budaya dasar mahasiswa akan lebih peka terhadap
permasalahan yang terjadi di sekitar mereka dan para mahasiswa mampu
berkomunikasi dengan baik untuk mengetahui lebih dalam mengenai masalah yang
terjadi serta mengkritisi solusi apa saja yang dapat dilakukan untuk
menyelesaikan berbagai permasalahan yang
terjadi, setelah memiliki ide dalam menyelesaikan masalah tersebut maka
mahasiswa khususnya jurusan teknik informatika dapat menerapkan disiplin ilmu
yang mereka pelajari terkait dengan komputer dan pemrogramannya untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut.
Jadi antara ilmu budaya dasar dan
jurusan teknik informatika memiliki keterkaitan yang kuat, karena jika hanya
mempelajari ilmu budaya dasar kita tidak dapat menyelesaikan permasalahan
dengan lebih optimal begitu pula sebaliknya, jika hanya mempelajari teknik
informatika tanpa mempelajari ilmu budaya dasar maka mahasiswa akan kurang rasa
peka nya terhadap permasalahan yang terjadi dan akan sulit menjalin komunikasi
kepada masyarakat sekitarnya.
Inovasi yang
Ingin Dibuat dan Tantangan yang Akan Dihadapi
Dari mempelajari dan melihat dunia
IT seperti sekarang ini, saya berfikir untuk membuat sebuah website yang dapat
memudahkan orang untuk mencari gadget seperti handphone atau laptop. Saya
membayangkan nantinya orang orang hanya perlu menuliskan spesifikasi dari
gadget yang diinginkan dan dengan mesin pencari yang saya buat di website saya
dan nantinya mereka akan diberi saran gadget apa saja yang memenuhi atau
mendekati dengan spesifikasi yang diinginkan oleh mereka.
Namun dari pemikiran tersebut saya menemukan beberapa
tantangan untuk mewujudkan ide saya tersebut diantaranya adalah belum begitu
pahamnya saya dengan apa apa saja yang diperlukan untuk menciptakan ide saya
itu karena masih sangat minimnya pengetahuan saya mengenai dunia IT, selain itu
juga saya masih harus membagi waktu antara merealisasikan ide saya dengan
kuliah saya, namun untuk saat ini saya masih memfokuskan kuliah saya supaya
saya kenal lebih dalam lagi dengan dunia IT dan dapat merealisasikan ide saya.
DAFTAR PUSTAKA
Senin, 11 Januari 2016
Pengaruh Masyarakat Ekonomi ASEAN terhadap Indonesia
Pendahuluan
Diawal tahun 2016 ini, Indonesia akan
menghadapi suatu tantangan baru yaitu Masyarakat Ekonomi ASEAN atau biasa
disingkat sebagai MEA. Kehadiran MEA di Indonesia tentunya membawa pengaruh
tertentu terhadap Indonesia. Pada penulisan kali ini saya akan membahas
pengaruh apa saja yang akan ditimbulkan dari MEA terhadap Indonesia
Pokok Bahasan
Pengertian MEA
MEA merupakan
singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN yang memiliki pola mengintegrasikan
ekonomu ASEAN dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas atau free trade
antara negara-negara anggota ASEAN. Para anggota ASEAN termasuk Indonesia telah
menyepakati suatu perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN tersebut. MEA adalah
istilah yang hadir dalam indonesia tapi pada dasarnya MEA itu sama saja dengan
AEC atau ASEAN ECONOMIC COMMUNITY.
Awal mula MEA
berawal pada KTT yang dilaksanakan di Kuala Lumpur pada tanggal 1997 dimana
para pemimpin ASEAN akhirnya memutuskan untuk melakukan pengubahan ASEAN dengan
menjadi suatu kawasan makmur, stabil dan sangat bersaing dalam perkembangan
ekonomi yang berlaku adil dan dapat mengurangi kesenjangan dan kemiskinan
sosial ekonomi (ASEAN Vision 2020).
Kemudian
dilanjutkan pada KTT bali yang terjadi pada bulan Oktober pada tahun 2003, para
pemimpin ASEAN mengaluarkan pernyataan bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA
akan menjadi sebuah tujuan dari perilaku integrasi ekonomi regional di tahun
2020, ASEA SECURITY COMMUNITY dan beberapa komunitas sosial Budaya ASEAN
merupakan dua pilar yang tidak bisa terpisahkan dari komunitas ASEA. Seluruh
pihak diharapkan agar dapat bekerja sama secara kuat didalam membangun
komunitas ASEAN di tahun 2020.
Kemudian, selanjutnya
pada pertemuan dengan Menteri EKonomi ASEAN yang telah diselenggarakan di bulan
Agustus 2006 yang ada di Kuala Lumpur, Malaysia mulai bersepakat untuk bisa
memajukan masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA dengan memiliki target yang jelas
dan terjadwal dalam pelaksanaannya.
Di KTT ASEAN yang
ke-12 di bulan Januari 2007, para pemimpin mulai menegaskan komitmen mereka
tentang melakukan percepatan pembentukan komunitas ASEAN di tahun 2015 yang
telah diusulkan oleh ASEAN Vision 2020 dan ASEAN Concord II, dan adanya
penandatanganan deklarasi CEBU mengenai percepatan pembentukan komunitas
ekonomi ASEAN di tahun 2015 dan untuk melakukan pengubahan ASEAN menjadi suatu
daerah perdagangan yang bebas barang, investasi, tenaga kerja terampil, jasa
dan aliran modal yang lebih bebas lagi.
Ciri-ciri dan Unsur Masyarakat ekonomi ASEAN (MEA)
MEA atau Masyarakat
Ekonomi ASEAN ialah suatu realisasi dari tujuan akhir terhadap integrasi
ekonomi yang telah dianut didalam ASEAN Visi 2020 yang berdasarkan atas konvergensi
kepentingan para negara-negara anggota ASEAN untuk dapat memperluas dan
memperdalam integrasi ekonomi lewat inisiatif yang ada dan baru dengan memiliki
batas waktu yang jelas. Didalammendirikan masyarakat ekonomi ASEAN atau MEA,
ASEAN mesti melakukan tidakan sesuai dengan pada prinsip-prinsip terbuka,
berorientasi untuk mengarah ke luar, terbuka, dan mengarah pada pasar ekonomi
yang teguh pendirian dengan peraturan multilateral serta patuh terhadap sistem
untuk pelaksanaan dan kepatuhan komitmen ekonomi yang efektif berdasarkan
aturan.
MEA akan mulai
membentuk ASEAN menjadi pasar dan basis dari produksi tunggal yang dapat
membuat ASEAN terlihat dinamis dan dapat bersaing dengan adanya mekanisme dan
langkah-langkah dalam memperkuat pelaksanaan baru yang berinisiatif ekonomi;
mempercepat perpaduan regional yang ada disektor-sektor prioritas; memberikan
fasilitas terhadap gerakan bisnis, tenaga kerja memiliki bakat dan terampil;
dapat memperkuat kelembagaan mekanisme di ASEAN. Menjadi langkah awal dalam
mewujudkan MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Di saat yang sama,
MEA akan dapat mengatasi kesenjangan pada pembangunan dan melakukan percepatan
integrasi kepada negara Laos, Myanmar, VIetnam dan Kamboja lewat Initiative for
ASEAN integration dan inisiatif dari regional yang lainnya.
Adapun bentuk kerjasamanya ialah
– Pengembangan pada sumber daya
manusia dan adanya peningkatan kapasitas
– Pengakuan terkait kualifikasi profesional
– Konsultasi yang lebih dekat terhadap kebijakan makro keuangan dan ekonomi.
– Memilik langkah-langkah dalam pembiayaan perdagangan.
– Meningkatkan infrastruktur.
– melakukan pengembangan pada transaksi elektronik lewat e-ASEAN.
– Memperpadukan segala industri yang ada diseluruh wilayah untuk dapat mempromosikan sumber daerah.
– meningkatkan peran dari sektor swasta untuk dapat membangun MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN.
– Pengakuan terkait kualifikasi profesional
– Konsultasi yang lebih dekat terhadap kebijakan makro keuangan dan ekonomi.
– Memilik langkah-langkah dalam pembiayaan perdagangan.
– Meningkatkan infrastruktur.
– melakukan pengembangan pada transaksi elektronik lewat e-ASEAN.
– Memperpadukan segala industri yang ada diseluruh wilayah untuk dapat mempromosikan sumber daerah.
– meningkatkan peran dari sektor swasta untuk dapat membangun MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Pentingnya digalakkannya perdagangan
eksternal kepada ASEAN dan keperluan dalam komunitas ASEAN yang secara
keseluruhan untuk tetap dapat menatap kedepan.
Adapun ciri-ciri utama MEA
– Kawasan ekonomi yang sangat kompetitif.
– Memiliki wilayah pembangunan ekonomi yang merata.
– Daerah-daerah akan terintegrasi secara penuh dalam ekonomi global
– Basis dan pasar produksi tunggal.
– Kawasan ekonomi yang sangat kompetitif.
– Memiliki wilayah pembangunan ekonomi yang merata.
– Daerah-daerah akan terintegrasi secara penuh dalam ekonomi global
– Basis dan pasar produksi tunggal.
Ciri-ciri ini akan
sangat saling berkaitan dengan kuat. Dengan memasukkan pada unsur-unsur yang
paling dibutuhkan dari setiap masing-masing ciri-ciri dan mesti dapat
memastikan untuk konsisten dan adanya keterpaduan dari unsur-unsur dan
pelaksanaannya yang tepat dan bisa saling mengkoordinasi antara para pemangku
kekuasaan atau kepentingan yang punya relevansi.
Pengaruh MEA
terhadap Indonesia
Kedatangan MEA
tentunya membawa pengaruh terhadap Indonesia, Dengan adanya MEA itu berarti
perusahaan perusahaan di negara yang tergabung di ASEAN bebas masuk ke
Indonesia dan bisa ikut serta dalam perdagangan di Indonesia. Dampak negatifnya
adalah semakin tingginya daya saing dan artinya usaha kecil dan menengah yang
notabene baru memulai usahanya akan terancam mengalami kebangkrutan sebaliknya,
jika pengusaha pengusaha di Indonesia dapat berinovasi dalam menciptakan produk
maka produknya akan semakin cepat berkembang di dalam negeri bahkan di
mancanegara khususnya negara negara di ASEAN. Selain itu dampak lain dari MEA
adalah semakin banyaknya tenaga asing di Indonesia, dampak itu bisa membawa hal
positif dan hal negative. Hal positif yang ditimbulkan adalah semakin
berkualitasnya produk produk yang dihasilkan karna mungkin tenaga asing
dianggap lebih berkompeten, dampak negatifnya adalah semakin banyaknya
pengangguran karena perusahaan akan lebih memilih pegawai asing untuk
meningkatkan mutu produknya agar dapat bersaing di MEA yang sedang berlaku ini.
Namun berlakunya MEA ini dapat menjadi peluang untuk para pengusaha di
Indonesia untuk memasarkan produk mereka di mancanegara, hal ini akan dapat
dicapai dengan cara meningkatkan mutu produk mereka. Dewasa ini anak anak muda
di Indonesia sudah mulai “bosan” dengan bekerja, mereka lebih memilih
menciptakan lapangan kerja, hal ini harus kita sambut positif secara bersama,
karena diperlukan kerja sama yang saling sinergis antara masyarakat dan
pemerintah. Pemerintah harus mendukung dengan cara mengadakan pelatihan
pelatihan agar anak muda di Indonesia lebih berkompeten lagi dalam berwirausaha
sehingga tidak terkesan “nekat” dalam memulai suatu usaha, karena untuk
berwirausaha diperlukan strategi yang pas agar proses pemasarannya memenuhi
target dan keinginan pasar. Dengan adanya MEA seharusnya kita dapat melihatnya
dari sisi positif agar kita dapat menoptimalkan keberadaan MEA itu sendiri agar
kita tidak “mati” di negara sendiri. Dengan adanya MEA pun pembangunan di
Indonesia akan berkembang pesat karena untuk mendukung optimalisasi MEA
diperlukan infrastruktur yang sepadan agar proses pendistribusian dapat merata
keseluruh pelosok negeri. Selain pembangunan, system pendidikan di Indonesia
akan mengalami perubahan yang sangat besar, karena para pelajar harus disiapkan
untuk menghadapi “kerasnya” persaingan MEA agar tidak seolah olah “kaget”
dengan kondisi MEA itu sendiri, menurut saya mungkin para pelajar akan
“dipaksa” untuk mandiri dan siap terjun ke lapangan kerja. Diperlukan pula jiwa
kepemimpinan yang tinggi agar dapat membuat lapangan kerja dan dapat
mempekerjakan pengangguran di Indonesia yang sebenarnya memiliki potensi
apabila diberi training training dan dapat bersaing dengan tenaga kerja asing
yang dianggap lebih berkompeten.
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan dan saran dari penulisan
ini adalah kehadiran MEA memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap Indonesia,
pengaruh tersebut dapat berupa hal positif dan hal negative. Kita sebagai
bangsa Indonesia harus sangat mempersiapkan diri untuk menghadapi MEA agar kita
dapat meminimalisir dampak dampak negative dari MEA itu sendiri.
Daftar Pustaka
http://pengertian.website/pengertian-mea-dan-ciri-ciri-masyarakat-ekonomi-asean/#
Minggu, 18 Oktober 2015
Hubungan Makhluk Sosial dan Teknologi
Pendahuluan
Manusia hakikatnya adalah makhluk sosial, arti dari
makhluk sosial adalah makhluk yang tidak dapat hidup tanpa orang lain dengan
kata lain kita semua hidup saling berkaitan dan tidak dapat dilepaskan satu
sama lainnya. Dewasa ini perkembangan teknologi terjadi sangat pesat dan setiap
penggiat teknologi selalu berlomba untuk berinovasi dalam menciptakan teknologi
terbaru dan tercanggih, perkembangan teknologi itu membawa dampak positif dan negatif.
Salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi adalah timbulnya
ketergantungan manusia pada teknologi dan saya akan sedikit membahas pada
makalah ini.
Pembahasan
“Manusia
Sebagai Makhluk Sosial”
Manusia dikatakan mahluk sosial yaitu mahluk yang di dalam
hidupnya tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Manusia
dikatakan mahluk sosial, juga di karenakan pada diri manusia ada dorongan untuk
berhubungan (interaksi) dengan orang lain. Ada kebutuhan sosial (social need)
untuk hidup berkelompok dengan orang lain. Seringkali didasari oleh kesamaan
ciri atau kepentingan masing-masing. Misalnya, orangkaya cenderung berteman
dengan orang kaya. Orang yang berprofesi sebagai artis, cenderung mencari teman
sesama artis.
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan
orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi.
Bersosialisasi disini berarti membutuhkan lingkungan sosial sebagai salah satu
habitatnya maksudnya tiap manusia saling membutuhkan satu sama lainnya untuk
bersosialisasi dan berinteraksi. Manusia pun berlaku sebagai makhluk
sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat
tinggalnya.Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan
lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi
kelangsungan hidup sejenisnya. Namun potensi yang ada dalam diri manusia itu
hanya mungkin berkembang bila ia hidup dan belajar di tengah-tengah manusia.
Untuk bisa berjalan saja manusia harus belajar dari manusia lainnya.
Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin
bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan
tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh
potensi kemanusiaannya.
Dapat disimpulkan,
bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan,
yaitu:
a. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b. Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
c. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada yang menitikberatkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Dimana memiliki unsur-unsur keharusan biologis, yang terdiri dari:
1. Dorongan untuk makan.
2. Dorongan untuk mempertahankan diri.
3. Dorongan untuk melangsungkan jenis.
a. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b. Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
c. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
d. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah manusia.
Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada yang menitikberatkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Dimana memiliki unsur-unsur keharusan biologis, yang terdiri dari:
1. Dorongan untuk makan.
2. Dorongan untuk mempertahankan diri.
3. Dorongan untuk melangsungkan jenis.
Dari
tahapan diatas menggambarkan bagaimana individu dalam perkembangannya sebagai
seorang makhluk sosial dimana antar individu merupakan satu komponen yang
saling ketergantungan dan membutuhkan. Sehingga komunikasi antar masyarakat
ditentukan oleh peran manusia sebagai makhluk sosial.
Dalam
perkembangannya manusia juga mempunyai kecenderungan sosial untuk meniru dalam
arti membentuk diri dengan melihat kehidupan masyarakat yang terdiri dari:
1. penerimaan bentuk-bentuk kebudayaan, dimana manusia menerima bentuk-bentuk pembaharuan yang berasal dari luar sehingga dalam diri manusia terbentuk sebuah pengetahuan.
2. penghematan tenaga dimana ini merupakan tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenaga dari manusia sehingga kinerja manusia dalam masyarakat bisa berjalan secara efektif dan efisien.
Pada umumnya hasrat meniru itu kita lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok tetapi juga terjadi didalam kehidupan masyarakat secara luas. Dari gambaran diatas jelas bagaimana manusia itu sendiri membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sendiri malalui proses meniru. Sehingga secara jelas bahwa manusia itu sendiri punya konsep sebagai makhluk sosial.
Yang menjadi ciri manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosialadalah adanya suatu bentuk interaksi sosial didalam hubugannya dengan makhluk sosial lainnya yang dimaksud adalah dengan manusia satu dengan manusia yang lainnya. Secara garis besar faktor-faktor personal yang mempengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal yakni :
1. penerimaan bentuk-bentuk kebudayaan, dimana manusia menerima bentuk-bentuk pembaharuan yang berasal dari luar sehingga dalam diri manusia terbentuk sebuah pengetahuan.
2. penghematan tenaga dimana ini merupakan tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenaga dari manusia sehingga kinerja manusia dalam masyarakat bisa berjalan secara efektif dan efisien.
Pada umumnya hasrat meniru itu kita lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok tetapi juga terjadi didalam kehidupan masyarakat secara luas. Dari gambaran diatas jelas bagaimana manusia itu sendiri membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sendiri malalui proses meniru. Sehingga secara jelas bahwa manusia itu sendiri punya konsep sebagai makhluk sosial.
Yang menjadi ciri manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosialadalah adanya suatu bentuk interaksi sosial didalam hubugannya dengan makhluk sosial lainnya yang dimaksud adalah dengan manusia satu dengan manusia yang lainnya. Secara garis besar faktor-faktor personal yang mempengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal yakni :
1. Tekanan emosional, ini sangat mempengaruhi bagaimana manusia berinteraksi satu sama lain.
2. Harga diri yang
rendah, ketika kondisi seseirang berada di dalam kondisi yang direndahkan maka
aka memiliki hasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain karena
kondisi tersebut dimana orang yang direndahkan membutuhkan kasih sayang dari
orang lain atau dukungan moral untuk kondisi seperti semula
3. Isolasi Sosial, orang
yang terisolasi harus berinteraksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran
agar terbentuk situasi yang harmonis.
Di dalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam
kesendirian. Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya.
Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan
dengan manusia lain. Hal ini menunjukkan kondisi yang interdependensi. Di dalam
kehidupan manusia selanjutnya, ia selalu hidup sebagai warga suatu kesatuan
hidup, warga masyarakat, dan warga negara. Hidup dalam hubungan antaraksi dan
interdependensi itu mengandung konsekuensi-konsekuensi sosial baik dalam arti
positif maupun negatif. Keadaan positif dan negatif ini adalah perwujudan dari
nilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh
interaksi antarindividu. Tiap-tiap pribadi harus rela mengorbankan hak-hak
pribadi demi kepentingan bersama Dalam rangka ini dikembangkanlah perbuatan
yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan. Pada zaman modern seperti saat ini manusia memerlukan pakaian
yang tidak mungkin dibuat sendiri.
Tidak hanya terbatas pada segi badaniah saja, manusia juga
mempunyai perasaaan emosional yang ingin diungkapkan kepada orang lain dan
mendapat tanggapan emosional dari orang lain pula. Manusia memerlukan
pengertian, kasih sayang, harga diri pengakuan, dan berbagai rasa emosional
lainnya. Tanggapan emosional tersebut hanya dapat diperoleh apabila manusia
berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain dalam suatu tatanan kehidupan
bermasyarakat.
Dalam berhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki sifat yang khas yang dapat menjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik merupakan salah satu sifat yang khas yang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kantmengatakan, “manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan”. Jadi jika manusia tidak dididik maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal ini telah terkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian terhadap anak terlantar. Hal tersebut memberi penekana
Dalam berhubungan dan berinteraksi, manusia memiliki sifat yang khas yang dapat menjadikannya lebih baik. Kegiatan mendidik merupakan salah satu sifat yang khas yang dimiliki oleh manusia. Imanuel Kantmengatakan, “manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan”. Jadi jika manusia tidak dididik maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal ini telah terkenal luas dan dibenarkan oleh hasil penelitian terhadap anak terlantar. Hal tersebut memberi penekana
Cooley berpendapat bahwa
looking-glass self terbentuk melalui tiga tahap.
Pada tahap pertama,
seseorang mempunyai presepsi mengenai pandangan orang lain terhadapnya.
Tahap kedua, seseorang
mempunyai presepsi mengenai penilaian orang lain terhadap orang lain terhadap
penampilannya.
Tahap ketiga, seseorang
mempunyai perasaan terhadap apa yang dirasakannya yang tinggi sebagai penilaian
orang lain terhadapnya itu.
Contohnya : seseorang
cenderung memperoleh nilai rendah misalnya 5 atau 4 dalam ujian-ujian
semesternya, misalnya bahwa para guru di sekolahnya menganggapnya ia bodoh. Ia
merasa pula bahwa karena ia dinilai bodoh maka ia kurang di hargai para
gurunya. Karena merasa kurang di hargai, siswa tersebut menjadi murung. Jadi
disini perasaan diri sendiri seseorang merupakan pencerminan diri penilaian
orang lain (looking-glass self)
Salah satu peranan dikaitkan dengan sosialisasi
oleh teori george herbert mead.l dalam teorinya yang diuraikan dalam buku mind,
self, and society (1972), mead menguraikan tahap-tahap pengembangan secara
bertahap melalui interaksi dengan anggita masyarajat lain. Menurut mead
pengembangan diri manusia ini berlangsung melalui beberapa tahap play stage,
tahap game stage, dan tahap generalized other.
Play stage = seseorang
mulai belajar mengambil pernana orang-orang yang berada di sekitarnya atau bisa
di sebut tahap meniru
Game stage = anak tidak
hanya telah mengetahui peranan yang harus dijalankannya, tetapi telah pula
mengetahui peranan yang harus dijalankan oleh orang lain dengan siapa ia
berinteraksi.
Generalized other =
seseorang diangap telah mampu mengambil peran yang dijalankan orang lain dalam
masyarakat.
Sosialisasi merupakan proses yang berlangsung
sepanjang hidup manusia. Dalam kaitan inilah para pakar berbicara mengenai
bentuk-bentuk sosialisasi, Seperti sosialisasi setelah masa kanak-kanak,
pendidikan sepanjang hidup, atau pendidikan berkesinambungan
Light et al. (1989 : 130)
mengumumkan bahwa setekah sosialisasi dini yang dinamakan sosialisasi primer
kita jumpai sosialisasi sekunder.
Berger dan luckmann
(1967) mendefinisikan sosialisasi primer = sosialisasi pertama yang dijalani
individu semasa kecil melalui mana ia menjadi anggota masyarakat
Sedangkan sosialisasi sekunder mereka
mendefinisikan sebagai proses berikutnya yang memperkenalkan individu yang
telah disosialisasikan kedalam sektor bary dari dunia objektif masyarakatnya.
Sosialisasi perimer berakhir apabila konsep tentang orang lain pada umumnya
telah berentuk dan tertanam dalam kesadaran individu. Karena manusia adalah
mahluk sosial, mereka berinteraksi dengan yang lain tidak selamanya interaksi
itu berjalan dengan baik, terkadang menimbulkan hal-ha lain yang negatif.
Sifat-sifat negatif yang sering ditampilkan itu
disebut prasangka (lrejudice). Prasangka merupakan suatu istilah yang mempunyai
berbagai makna. Namun dalam keitannya dengan hubungan antarkelompok istilah ini
mengacu pada sikap permusuhan yang ditujukan terhadap suatu kelompok tersebut
mempunyai ciri-ciri yang tudak menyenangkan.
Orang yang berprasangka bersifat tidak rasional dan berada
di bawah sadar sehingga sukar diubah meskipun orang yang berprasangka tersebut
diberi penyuluhan.
“Manusia
dan Teknologi”
Manusia
dan teknologi adalah dua kata yang tak bisa dipisahkan pada era modern pada
saat ini. Kita tahu bahwa perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini,
seakan-akan memudahkan dan memanjakan manusia dalam menjalankan aktivitas
kehidupannya. Hubungan manusia dan teknologi ini bisa temui
disetiap aktivitas yang kita lakukan, Manusia tak akan pernah lepas dari sebuah
Teknologi. Sehingga Teknologi saat ini, merupakan bagian dari kebutuhan pokok
yang harus wajib dirasakan dan dinikmati manfaatnya, selain kebutuhan pokok
seperti pangan, sandang, dan papan.
Berkembangnya
teknologi yang semakin pesat saat ini, hal itu tak lepas dari peranan manusia
itu sendiri dalam menciptakan Teknologi-Teknologi yang Baru. Kebutuhan manusia
akan sebuah teknologi baru guna memudahkan manusia dalam beraktivitas merupakan
faktor utama terciptanya teknologi baru. Gaya konsumtif manusia terhadap sebuah
teknologi yang sangat besar inilah, sehingga mendorong manusia-manusia itu
sendiri untuk menciptakan alat teknologi baru. Oleh Karena atas dasar hal inilah, perkembangan
teknologi baru merupakan simbol dari titik majunya peradaban
manusia. Dan hal inilah yang juga menjadi faktor agar manusia dituntut untuk
belajar dan memanfaatkan teknologi itu sendiri, jika ia tidak ingin dikatakan
ketinggalan zaman.
Teknologi
pada intinya adalah alat-alat ciptaan manusia yang ditemukan untuk memudahkan
manusia menjalankan aktivitas kehidupannya. Tetapi pada kenyataannya saat ini,
teknologi tidak hanya memiliki fungsi seperti demikian. Teknologi sekarang
menjelma menjadi bagian hidup dan gaya hidup dari setiap manusia itu sendiri,
banyak fungsi teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Misalnya Kita tau,
bahwa teknologi pada saat ini bisa memudahkan kita sebagai manusia dalam
berkomunikasi, seolah-olah jarak antara manusia yang satu dengan manusia yang
berada di belahan dunia lain itu sangat dekat. Dimana pada zaman dahulu, hal
ini tidak mungkin bisa dirasakan manusia, atau bahkan berkomunikasi dengan
manusia di belahan dunia lain merupakan hal yang tidak masuk akal saat belum
ditemukannya teknologi seperti yang bisa kita rasakan saat ini.
Sebagai
manusia yang hidup di era modern seperti ini, Disisi Lain teknologi tak hanya
menjadi sebuah benda-benda yang bernilai manfaat positif saja. Tetapi masih
banyak hal juga dari sisi negatif yang perlu ditinjau kembali dan diwaspadai
dari berkembangnya Teknologi saat ini. Sebab benda-benda teknologi tak hanya
memudahkan kita manusia, tetapi sekarang seolah-olah manusia diperbudak oleh
sebuah Teknologi. Jika adateknologi
baru, kita manusia cenderung akan ingin mengetahui, menggunakan, dan
membeli produk teknologi baru tersebut. Sehingga keingintahuan kita sebagai
manusia, yang paradigmanya "manusia perlu teknologi” sekarang telah berubah
menjadi "manusia sangat butuh Teknologi”. Dari hal ini, dapat disimpulkan
di era sekarang.
Manusia
telah dijajah oleh Perkembangan teknologi, bahkan contoh yang lainnya ada
beberapa manusia yang merasa bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa teknologi. Terutama
teknologi alat komunikasi, misalnya Gadgetatau
BlackBerry yang memudahkan mereka untuk bersosialisasi dengan Manusia yang
lainnya. Dimana setiap berpergian kemanapun, sebelum melakukan aktivitas
apapun, manusia cenderung tidak akan pernah lupa menggenggam Gadget atau
BlackBerry-nya. Menuliskan semua aktivitasnya dan memandang keasyikan dari alat
teknologi yang dimilikinya. Sehingga suatu saat, bahaya dari teknologi ini
sendiri. Mungkin saja terjadi, sebuah budaya kecenderungan manusia lebih suka
berkomunikasi melalui alat teknologi daripada melalui kehidupan nyata.
Fenomena
perkembangan teknologi dan Manusia saat ini yaitu Teknologi sebagai gaya hidup,
merupakan sebuah kiasan bagi manusia itu sendiri sebagai pengguna teknologi.
Banyak dari manusia yang mengikuti perkembangan teknologi. Pada dasarnya mereka
hanya ingin menyesuaikan kebutuhan hidupnya dari manfaat perkembangan teknologi
itu sendiri. Dapat dikatakan penggunaan teknologi itu tergantung dengan
kebutuhan penggunanya itu sendiri, sehingga karakter benda teknologi yang
digunakan oleh seseorang, adalah cerminan dari gaya hidup orang itu sendiri.
Tetapi masih banyak juga manusia yang hanya menggunakan teknologi tidak hanya
karena kebutuhannya, tetapi karena Gengsi agar tidak di cap sebagai Manusia
yang ketinggalan zaman. Atau bahkan hanya ingin memiliki benda-benda teknologi
yang kini sedang menjadi tren, sehingga ia hanya ikut-ikutan untuk menggunakan
dan memanfaatkan alat teknologi tersebut.
Teknologi
dan manusia tak akan pernah bisa dipisahkan. Manusia selamanya akan tetap
membutuhkan teknologi dalam memudahkan aktivitasnya. Manfaat dari teknologi
akan bisa dirasakan apabila manusia itu sendiri bijak dalam menggunakannya.
Sehingga Teknologi yang terus berkembang kelak mungkin akan terus membawa ke
kehidupan peradaban manusia yang lebih maju dari era sekarang yang kita alami.
Dan bahkan mungkin dengan teknologi-teknologi kelak yang belum diketemukan, hal
yang saat ini belum tentu bisa kita lakukan sebagai manusia. Mungkin saja suatu
saat bisa kita lakukan atas manfaat dari sebuah penemuan teknologi.
Saran
Kita tidak dapat
menghilangkan ketergantungan kita terhadap teknologi namun kita dapat berlaku
seimbang antara aktivitas dengan teknologi dan aktivitas dengan sesama manusia
karna bagaimanapun juga sesama manusia memiliki keterkaitan dan ketergantungan
terhadap sesamanya. Yang perlu diingat adalah kita harus mengendalikan
teknologi bukan justru kita yang menjadi budak teknologi.
Daftar
Pustaka
Selasa, 12 Februari 2013
Langganan:
Postingan (Atom)

