KETAHUAN DEH IP NYA

Sabtu, 20 April 2019

Virtualisasi


1.     Pendahuluan

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggunakan sistem komputerisasi untuk menangani berbagai hal seperti pengarsipan data administratif dan menjadikan Teknologi Informasi sebagai satu tulang punggung lembaga. Parameter seperti jumlah dan variasi situs yang disediakan, jumlah titik akses, jumlah pengakses, serta jumlah bandwidth internet yang dikonsumsi menunjukkan bahwa kebutuhan IT di UKSW semakin meningkat setiap tahunnya. Kendala yang ada adalah pada umumnya setiap perkembangan dari sistem atau aplikasi yang baru juga membutuhkan server yang baru pula. Selain itu, untuk beberapa layanan yang mengalami peningkatan jumlah tuntutan, seperti Web Server, Flexible Learning yang bebasis Moodle, datacenter, dan lain sebagainya, membutuhkan upgrade perangkat keras secara berkala untuk dapat memenuhi tuntutan. Pesatnya perkembangan dari setiap penambahan aplikasi atau server juga diiringi oleh berbagai kendala, serperti meningkatnya kebutuhan perangkat keras yang selanjutnya berdampak pada kendala ekonomi, kendala tempat ruang server, tenaga listrik, dan rangkaian kendala lainnya. Dilain pihak peralatan yang saat ini digunakan belum sepenuhnya digunakan. Sebagian besar server hanya menggunakan sumber daya prosesor yang tidak lebih dari 10% (sumber: Data Biro Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana 2010).
Virtualisasi merupakan salah satu inovasi dibidang IT yang bertujuan untuk meningkatkan performa komputer. Secara sederhana, virtualisasi adalah menjalankan lebih dari satu sistem operasi secara bersamaan dalam satu perangkat keras yang sama, namun pada lingkungan kerja yang sama sekali berbeda antara masing-masing sistem operasi tersebut. Pengadaan satu perangkat keras server untuk satu aplikasi dapat dihindari dengan dilakukanya konsolidasi perangkat keras dan dengan menaikkan utilitas dari penggunaan server untuk lebih dari beberapa aplikasi (Blum, 2011). Teknologi virtualisasi menjadi salah satu topik hangat dibicarakan karena kemampuannya dalam pengelolaan sumber daya yang fleksibel, tingginya utilitas untuk optimasi, dan kemampuannya melakukan ekspansi dengan jauh lebih mudah.
Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan penerapan teknologi virtualisasi untuk menangani masalah tidak optimalnya penggunaan utilitas dan peningkatan kebutuhan perangkat keras.




2.     Metode Penelitian

Simulation Analysis dikenal sebagai salah satu metode yang sering digunakan dalam perancangan sistem. Dalam metode ini, hal-hal yang menjadi bagian penting dari sistem dibangun dalam suatu model dan diteliti sebelum kemudian diterapkan. Dalam bukunya, Simulation: A Problem-Solving Approach, Hoover dan Perry menjelaskan bahwa metode simulation analysis dibagi dalam beberapa tahap (Hoover & Perry, 1989)

Problem Formulation
Inti dari permasalahan yang timbul dari sistem yang ada adalah tingginya kebutuhan perangkat keras pada infrastruktur dan rendahnya utilitas perangkat keras dari server-server yang ada di Universitas Kristen Satya Wacana. Dengan semakin banyaknya kebutuhan perangkat lunak, sistem yang lama menuntut penambahan perangkat keras baru. Hal ini menjadikan pemborosan dalam berbagai segi, baik dalam pengadaan, pemeliharaan, serta penggunaan enerji dan tempat. Disisi lain, dalam sistem yang lama, pemeliharaan perangkat keras membutuhkan downtime yang relative lama dan tidak didukung dengan sistem backup yang mudah digunakan.

Data Collection and Analysis
Sistem teknologi dan informasi di Universitas Kristen Satya Wacana secara garis besar terintegrasi dan terpusat, dengan hanya beberapa fakultas dan unit telah mengelola sumber daya IT secara independen. Dalam penulisan penelitian ini, data yang dikumpulkan adalah data dari sistem yang dikelola oleh Biro Teknologi dan Sistem Informasi.
Biro Teknologi dan Sistem Informasi (BTSI), merupakan Biro yang bertanggung jawab atas infrastruktur jaringan di UKSW. Saat ini BTSI mengelola setidaknya 70 server yang terdistribusi di 9 ruang server. Dengan sistem konvensional, dimana satiu sistem operasi berjalan pada satu perangkat keras, sistem operasi berjumlah sama dengan perangkat keras yang digunakan.
·       Pengguna
Secara umum, jumlah pengguna dari keseluruhan sistem infrastruktur meliputi kurang lebih 13000 mahasiswa, 831 dosen dan pegawai aktif di Universitas Kristen Satya Wacana disamping pengguna yang datang dari seluruh dunia melalui internet yang jumlahnya bervariasi.
·       Pemakaian Bandwidth
Penggunaan Fiber Optic yang menghubungkan setiap gedung dan datacenter digunakan sebagai backbone komunikasi dalam setiap komponen. Penggunaan teknologi Fiber Optic ini memungkinkan kecepatan transfer mencapai 1 Gbps untuk mencukupi kebutuhan yang ada dalam pengembangan virtualisasi.
·       Analisis
Dengan melihat kondisi ini, penerapan virtualisasi diharapakan dapat menyelesaikan masalah rendahnya efisiensi dan peningkatan kebutuhan perangkat keras. Adopsi dari sistem virtualisasi juga sejalan untuk dapat melakukan kebutuhan konsolodasi perangkat keras.

Model Development
Secara kesuluruhan, sistem virtualisasi dengan menggunakan perangkat lunak dari VMware disebut dengan vSphere. Seperti terlihat pada pada Gambar 2, vSphere melakukan virtualisasi dan menyatukan lapisan sumber daya perangkat keras dibawahnya meliputi berbagai sistem dan menyediakan suatu pool dari sumber daya virtual pada datacenter.
vSphere sendiri merupakan gabungan dari berbagai produk dan teknologi yang terdiri dari beberapa komponen, diantaranya:

·       WMWare ESX/ESXi: merupakan platform virtualisasi pada vSphere dan merupakan Virtual Machine Host dimana Virtual Machine dijalankan
·       VMware vCenter Server: merupakan titik pusat untuk konfigurasi dan pengaturan pada lingkungan virtualisasi.
·        VMware Sphere Client: interface yang mengijinkan pengguna untuk secara jarak jauh terhubung ke vCenter melalui Windows PC.
·       VMware vSphere Web: tampilan web dimana pengaturan virtual machine dapat dilakukan dari web browser.
·        VMware vStorage VMFS: sistemfi/e dengan performa tinggi untuk perangkat ESX/ESXi, dimanafi/e-fi/e image virtualisasi disimpan.
·       VMware vStorage SMP: fitur yang memungkinkan sebuah VM untuk dapat menggunakan lebih dari satu prosesor fisik secara bersamaan.

Selain itu vSphere juga menyediakan berbagai fungsi yang dapat digunakan untuk pengaturan sumber daya: VMware Distributed Resource Scheduler dan untuk avaibility: VMware High Avaibility, serta untuk pelindungan data: VMware Consolidated Backup.

Model Verification and Validation
 Dalam penelitian ini, data diverikasi dan divalidasi dengan cara:
·       Data mengenai spesifikasi perangkat keras diambil dan dicek oleh orang lain selain penulis dengan cara melakukan survey terhadap perangkat keras yang ada.
·       Data performa server diambil dengan mengunduh informasi dari sistem monitoring melalui file .csv untuk kemudian kemudian dihitung menggunakan program Microsoft Excel untuk menjamin akurasi data.
·        Data performa VMHost dan VM diambil langsung melalui sistem monitoring yang telah dipasang untuk kemudian dianalisis.
Validasi data dilakukan untuk menentukan apakah perhitungan pada model yang dibuat sesuai dengan sistem yang diteliti. Dari hasil pada model development gambaran mengenai bagaimana sistem didapatkan untuk kemudian dapat diterapkan baik dalam simulasi maupun dalam ruang kerja sebenarnya.

Model Experimentation and Optimization
Dalam Model Experimentation dan Optimazion, digunakan 3 perangkat keras dimana sistem ESXi terpasangdibutuhkan perangkat keras dengan spesifikasi yang relatif tinggi untuk mendapatkan performa maksimal. Server ESXi membutuhkan memori setidaknya 2Gb untuk dapat berjalan dengan kondisi minimum (VMware, 2011).

Hasil Pembahasan dan Implementasi
Dalam penerapannya perangkat keras dari sistem didistribusikan dalam 3 ruang server dan gedung yang terpisah untuk mengantisipasi gangguan sehingga tidak terjadi single point failure. Selain itu, pertimbangan keamanan juga merupakan alasan penempatan perangkat keras di lokasi yang berbeda. Setiap server ESXi (VMHost) terhubung secara langsung ke backbone universitas untuk mendapatkan jaminan keamanan dan kestabilan koneksi. Setiap core switch antar gedung saling terhubung dengan jaringan fiber optic.
Konfigurasi tipe star digunakan pada arsitektur switch dengan tujuan mendapatkan akses yang terbaik dan sebagai backup. Pada penerapan di sistem jaringan, penting untuk setiap ESXi terhubung ke managable switch yang mendukung penggunaan VLAN. VLAN memastikan bahwa setiap VM dapat terhubung pada jaringan dimana VM tersebut dihubungkan dan memastikan isolasi terhadap jaringan lainnya.
Dalam pelaksanaannya, terdapat 30 VLAN yang digunakan untuk memisahkan jaringan yang ada. Implementasi pada perangkat lunak dilakukan dalam beberapa tahap: instalasi ESXi yang berfungsi sebagai VMHost dan merupakan VM Kernel, instalasi vCenter sebagai sistem konfigurasi terpusat yang mengelola keseluruhan lingkungan tervirtualisasi, serta instalasi VM pada lingkungan kerja virtual. vCenter dihubungkan dengan Microsoft Windows Active Directory yang telah berjalan pada infrastruktur yang ada seebagai alat autentikasi. vSphere Client digunakan untuk melakukan koneksi ke vCenter dalam melakukan konfigurasi secara terpusat. Secara keseluruhan, terdapat 34 VM yang berjalan dengan berbagai sistem operasi dan konfigurasi di 3 VMHost yang terpasang. 15 Server berjalan di server Alala, 11 pada server Cancer, dan 8 sisanya pada server Demeter.



3.     Hasil Analisis

·       Efisiensi dan utilitas sumber daya perangkat keras

Dari hasil peneltian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem virtualisasi merupakan solusi untuk meningkatkan utilitas sumber daya perangkat lunak dalam upaya peningkatan efisiensi kerja. Dari 70 server yang sebelumnya terpasang pada sejumlah perangkat keras yang sama, dengan sistem virtualisasi, 34 server diantaranya dapat berjalan dalam hanya 3 perangkat keras dengan memaksimalkan kinerja dari setiap perangkat keras yang digunakan hingga sekitar 25% CPU dari yang sebelumnya kurang dari 10%. Efesiensi dapat terus ditingkatkan dalam taraf aman dan stabil hingga pada tingkat 80% pemakaian utilitas CPU.

·       Downtime System

Turunnya jumlah perangkat keras pada rasio 34:3, memberikan beban UPS yang lebih sedikit pula dan menyediakan waktu lebih lama sebelum UPS mengalami kegagalan sehingga mengurangi downtime yang ditimbulkan karena PLN. Pada kerusakan sistem, VDR memberikan solusi sederhana dimana snapshot dapat diambil secara otomatis dan dikatalogkan dengan baik. Snapshot yang diambil kemudian dapat digunakan untuk melakukan system restore terhadap sistem yang rusak dan merupakan salah satu penyebab turunnya angka downtime yang dimbul terhadap keseluruhan sistem. Walaupun tidak secara spesifik diteliti, 34 sistem operasi yang sebelumnya berjalan pada 34 perangkat keras ke 3 perangkat keras seacara langsung memberikan dampak penghematan terhadap biaya dan energi yang dibutuhkan untuk pendingingan (AC), penyediaan dan perawatan UPS, serta kebutuhan listrik. Teknologi virtualisasi selain memaksimalkan efisiensi juga mendukung sistem green computing.

·       Resiko Analisis

              Seperti banyak teknologi lainnya, teknologi virtualisasi merupakan teknologi yang berdaya guna dengan berbagai keunggulan. Walaupun demikian, virtualisasi bukanlah panasea. Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan performa yang buruk, mahalnya biaya yang harus dikeluarkan oleh organisasi, hingga ke resiko yang fatal bagi organisasi. Virtualiasi paling bagus diterapkan jika solusi ini diarasa pas pada arsitektur sistem yang ada, tidak semata-mata berfokus pada tools yang sedang  populer (Kusnetzky, 2011) . Dalam peneliatian ini, resiko analisis dilihat dalam berbagai sudut pandang. Selain dengan data yang ada, wawacara dengan penentu keputusan juga dilakukan untuk menganalisis apakah teknologi ini layak diterapkan di lingkungan UKSW. Secara garis besar, teknologi virtuliasi merupakan menjawab tantangan yang dihadapi oleh universitas.

·       Resiko Bisnis

              Dilihat dari resiko bisnis, dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan teknologi virtualisasi dapat menjawab masalah yang ada dalam organisasi. Beberapa hal yang diperhatikan dari segi bisnis adalah dengan diberikannya pengguna bisnis untuk tetap bekerja dengan aplikasi lama bahkan yang oleh tidak lagi dimungkinkan oleh sistem IT karena adanya ketergantungan terhadap perangkat keras tertentu, muncul keberlangsungan dan ketergantungan terhadap aplikasi yang ada dan dapat menghambat pengguna untuk menemukan aplikasi baru yang mungkin lebih efisien (Caton, 2007). Dari sudut pandang bisnis, arsitektur pada teknologi virtuliasasi memberikan keleluasaan bagi organisasi untuk pengembangan, tanpa dibutuhkannya gangguan dan perbuahan pada application level dan memberikan jaminan atas keberlangsungan bisnis organisasi. Sifat expandable dari teknologi virtualisasi ini juga memberikan pondasi yang kokoh bagi teknologi cloud computing dalam berbagai platform-nya.

·       Resiko Proyek

              Pembangunan infrastruktur virtualisasi membutuhkan time-frame yang perlu disusun secara hati-hati untuk mengurangi downtime yang mungkin muncul. Walaupun jika dilihat dalam jangka waktu yang panjang virtualiasi menjajikan adanya pemangkasan kebutuhan dana yang cukup signifikan, pada tahap awal pembanguan dari infrastruktur ini membutuhkan dana yang besar. Teknologi virtualisasi membutuhkan perangkat keras dengan spesifikasi diatas spesifikasi dari sistem konvensional. Untuk konfigurasi maksimal, adanya ketergantungan sistem ini dengan jaringan berkecpatan tinggi dan adanya SAN/NAS, yang pada sistem konvensional jarang dibutuhkan, membuat sistem ini semakin mahal untuk dibangun pada tahap awal dibandingkan dengan sistem konvensional. Pada studi kasus di UKSW, hal ini tidaklah menjadikan masalah dikarenakan pembangunan tahap awal sistem virtualisasi dibiayai oleh hibah dana yang disediakan oleh pemerintah, walaupun demikian hal ini dapat dijadikan pertimbangan bagi organisasi yang telah mempunyai infrastruktur yang berjalan untuk mempertimbangkan kembali apakah sistem virtualisasi sesuai dengan kebutuhan.

·       Resiko Ekonomis

              Tujuan utama dari virtualisasi adalah pemangkasan biaya dan peningkatan efisiensi. Dari resiko ekonmis, dengan dilakukannya konsolidasi ke sistem tunggal,  virtualisasi mengurangi jumlah perangkat keras dan pengeluaran untuk penyediaan perangkat keras, pembiayaan terhadap pemeliharaan perangkat keras dan keberlangsungan sistem. Biaya ini mencakup biaya yang diperlukan untuk penyediaan UPS, pendinginan ruang server, hingga ke penyediaan tempat ruang server yang tidak murah. Dilihat dari perbandingan anggaran yang dikeluarkan oleh BTSI pada tahun 2009 dan 2010, terdapat perbedaan yang dramatis dalam penyediaan perangkat keras. Pada tahun 2009, dilakukan pembelian terhadap 8 perangkat server, sedangkan pada tahun 2010, hanya dilakukan pembelian komponen tambahan seperti memory, dan NIC. Dengan melihat anggaran-anggaran sebelumnya dimana setiap tahun terdapat kebutuhan yang lebih tinggi, pada 2010 tren ini berubah secara drastis.
Secara ekonomis, pemotongan biaya yang dikeluarkan, berdasarkan hasil wawancara dengan manajer BTSI sebagai pimpinan dan penentu kebijakan virtualiasi dirasa sangat sesuai untuk diterapkan, dengan syarat ada dan berjalannya sistem backup untuk mengatisipasi bencana yang mungkin terjadi.



4.     Simpulan

              Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sistem virtualisasi menjawab rumusan masalah yang timbul. Dengan virtualisasi, efisiensi penggunaan utilitas perangkat keras dapat dimaksimalkan, untuk penghematan sumber daya, energi, tempat, dan biaya perawatan sistem dengan peningkatan utilitas CPU hingga 740.39% dibandingkan dengan sistem tanpa virtualisasi. Walaupunt terdapat capaian peningkatan utilitas, jika tidak dikonfigurasikan dengan benar sistem virtualisasi dapat menimbulkan bottleneck pada sistem operasi yang berjalan didalamnya. Tuning dan pengawasan serta pengaturan yang hati hati menjadi salah satu penentu faktor keberhasilan dari pemanfaatan teknologi virtuliasasi.
              Selain utilitas prosesor, peningkatan yang dramatis juga terjadi pada uptime dari sistem. Walaupun dalam penelitian tidak membandingkan secara langsung terhadap jumlah downtime pada sistem konvensional dan pada sistem tervirtualisasi, turunnya jumlah perangkat keras dalam proses penelitian ini memberikan respon terhadap angka uptime yang teruse meningkat, hingga 1522.73% dari perbandingan jumlah uptime Januari 2011-Agustus 2011 dengan jumlah uptime pada Oktober 2011 - Februari 2012. Hal ini disebabkan karena berkurangnya beban UPS sesuai dengan berkurangnya perangkat keras server.
              Walaupun demikian, teknologi virtualisasi tidak tanpa kekurangan. Ruang lingkup virtualisasi membutuhkan suatu perangkat keras dengan spesifikasi yang relatif lebih tinggi. Prosesor, memori, harddisk dengan Input-Output yang tinggi, serta peralatan jaringan seperti NIC dan switch kecepatan tinggi menjadi salah satu syarat utama ruang kerja virtualisasi. Selain itu, jika tidak dirancang dengan baik, ruang lingkup virtualisasi akan memberikan kesempatan terhadap adanya single point failure, dimana kesalahan terhadap satu titik akan berakibat fatal terhadap keseluruhan sistem. Oleh karena itu sistem backup dan adanya system datastore diperlukan untuk diterapkan dan dirancang dalam upaya mengurangi resiko ini.


Daftar Pustaka
repository.uksw.edu/bitstream/123456789/1423/2/T1_672008264_Full%20text.pdf

Senin, 25 Maret 2019

Komputasi Modern

Komputasi modern adalah teknik kompitasi yang menggunakan konsep sebuah sistem yang menerima instruksi dan menyimpannya dalam memory komputer.
Jenis – jenis komputasi modern terbagi menjadi 3 macam:
  1. Mobile Computing
Seperangkat benda atau teknologi yang memiliki teknologi secanggih yang sering disebut sebagai mobile computer (portable computer) dan mampu melakukan komunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel) walaupun user atau pengguna dari alat tersebut sedang melakukan perpindahan.
Mobile computing juga merupakan teknologi yang dapat melakukan system distribusi data saat bergerak bebas dan dapat melakukan koneksi kembali pada lokasi jaringan yang berbeda.
Contoh mobile computing:
  • Laptop
  • PDA
  • Smartphone

  1. Grid Computing
Komputasi Grid atau Grid Computing adalah kumpulan sumber daya komputer dari berbagai lokasi untuk mencapai tujuan bersama. Grid dapat dianggap sebagai sistem terdistribusi dengan beban kerja non-interaktif yang melibatkan sejumlah besar file.
Komputasi grid dibedakan dari sistem komputasi kinerja tinggi konvensional seperti komputasi cluster dalam bahwa komputer jaringan memiliki setiap node diatur untuk melakukan tugas yang berbeda atau aplikasi.  komputer Grid juga cenderung lebih heterogen dan geografis (dengan demikian tidak secara fisik ditambah) dari komputer klaster  Meskipun grid tunggal dapat didedikasikan untuk aplikasi tertentu, umumnya grid digunakan untuk berbagai tujuan.. Grids sering dibangun dengan tujuan umum perpustakaan software jaringan middleware.
Contoh Grid Computing:
a)     Scientific Simulation
Komputasi grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks.
b)     Medical Images
Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image. Contohnya adalah eDiaMoND project.
c)     Computer-Aided Drug Discovery (CADD)
Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya adalah: Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC).
d)      Big Science
Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsorioleh pemerintah Contohnya terdapat di DEISA.
e)     E-Learning
Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya adalah AccessGrid.
f)     Visualization
Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit.
g)     Microprocessor design
komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada di Microprocessor Design Group at IBM Austin.
  1. Cloud Computing
kombinasi pemanfaatan teknologi komputer dengan pengembangan berbasis internet. Sebutan cloud sendiri merupakan sebuah istilah yang diberikan pada teknologi jaringan internet.
Pada teknlogi komputasi berbasis awan semua data berada dan disimpan di server internet, begitu juga dengan aplikasi ataupun software yang pada umumnya dibutuhkan pengguna semuanya berada di komputer server.
Sehingga kita tidak perlu melakukan instalasi pada server. Tetapi pengguna harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses dan menjalankan aplikasi yang berada di server tersebut.
Berikut merupakan contoh website yang menerapkan komputasi modern, yaitu cloud computing.
4shared.com


Senin, 31 Desember 2018

I Own Things


PROFIL PERUSAHAAN
Nama Perusahaan       : PT. I’OwnThings
Lokasi                         : Jl. Harum Manis 2 Blok I/5 No. 2 Sukamaju Baru, Tapos, Depok
Email                          : iownthings@iot.co.id
Telepon                       : 021-7201234
Tanggal Berdiri          : 25 Desember 2018
Bergerak di Bidang     : Jasa Layanan IT Solution
Produk                         : Hardware (Kontrol dan Otomatisasi oleh Mobile Apps Software)

PT. I’OwnThings merupakan sebuah perusahaan IT yang bergerak dan berfokus pada layanan IT Solution dengan menerapkan Internet of Things (IoT) pada setiap rumah yang ingin beralih menjadi Smart Home. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 25 Desember 2018 oleh 6 orang mahasiswa Universitas Gunadarma Jurusan Teknik Informatika yang mencoba memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang dunia IoT yang sedang berkembang pada era modern ini. PT. I’OwnThings menyediakan jasa pemasangan CCTV, alarm keamanan, kendali otomatis garasi, pompa air, lampu, AC, dan masih banyak lagi disertai dengan software yang terpasang pada perangkat mobile pengguna untuk memantau, mengendalikan, dan mengotomatisasi semua hardware yang telah terpasang pada Smart Home demi terciptanya lingkungan rumah yang efisien, nyaman, dan aman.

VISI DAN MISI PERUSAHAAN
VISI :
Membantu seluruh cakupan masyarakat untuk hidup berdampingan dengan teknologi dan pelayanan dalam lingkungan rumah yang efisien, nyaman, dan aman.

MISI :
·       Memperkenalkan dunia Internet of Things (IoT) melalui lingkungan rumah pengguna.
·       Memberikan kemudahan akses pengguna terhadap rumahnya dalam jarak yang jauh sekalipun.
·       Memudahkan kehidupan sehari-hari pengguna dalam ruang lingkup Smart Home.

Sabtu, 03 November 2018

Jenis - Jenis Badan Usaha dan Cara Mendirikannya


Bentuk Bentuk Usaha


Perusahaan Perorangan
Badan usaha perorangan adalah suatu bentuk badan usaha yang hanya didirikan oleh satu orang, sumber permodalannya juga dari satu orang yang sekaligus berperan sebagai pemimpin, pemilik, dan bertanggung jawab atas segala pekerjaan dengan tujuan untuk mencari keuntungan.
Ciri-ciri perusahaan perorangan sebagai berikut.
a. Modalnya milik sendiri.
b. Dipimpin dan bertanggung jawab sendiri.
c. Keuntungan untuk sendiri.

Berikut kelebihan perusahaan perorangan.
a. Pemilik perusahaan sekaligus sebagai pengelola usaha.
b. Keuntungan dinikmati seluruhnya oleh pemilik.
c. Rahasia perusahaan terjamin.
d. Modal usaha tidak terlalu besar.
e. Perkembangan usaha lambat.
f. Biaya organisasi rendah.
g. Pajak dibebankan kepada pemilik perusahaan, bukan pada perusahaan.
h. Peraturan yang mengikat perusahaan sedikit.
i. Semangat kerja pemilik tinggi.

Berikut kekurangan dari perusahaan perorangan.
a. Wewenang dan tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas.
b. Modal perusahaan tewrbatas.
c. Kelangsungan hidup perusahaan kurang terjamin.
d. Manajemen perusahaan rendah.
e. Kecakapan pemimpin terbatas.
f. Kerugian perusahaan ditanggung pemilik.

Prosedur pendirian perusahaan pribadi
1. Membuat akte perusahaan ke notaris.
Karena perusahaan berbadan hukum maka sangat mutlak perlu membuat akte perusahaan Anda ke notaris. Biasanya akte ini berisi informasi tentang nama perusahaan, bergerak di bidang apa, nama para pemilik modal, pengurus perusahaan seperti siapa direktur utama, direktur, dan para komisaris.

2. Mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha.
Surat ini Anda dapatkan dari kantor kelurahan atau kantor kepala desa di mana perusahaan Anda berdomisili. Berdasarkan surat ini, Camat mengeluarkan surat keterangan yang sama. Untuk mendapatkan surat keterangan domisili, Anda memerlukan salinan akte perusahaan Anda. Biasanya Anda dipungut biaya administrasi. Biaya administrasi ini bervariasi dari satu kelurahan kelurahan lain kelurahan.
3. Mengurus NPWP perusahaan.
Untuk mendirikan perusahaan, NPWP perusahaan adalah mutlak. Untuk mendapatkan NPWP, Anda memerlukan salinan akte perusahaan dan surat keterangan domisili. Biasanya pembuatan NPWP hanya butuh kira-kira 2 jam. Bila Anda memasukkan berkas di pagi hari ke kantor pajak, Anda sudah mendapatkannya di siang hari. Selain itu, tidak ada biaya administrasi yang perlu Anda bayar.

4. Mendapatkan Surat Keputusan pendirian perusahaan dari
Departemen Hukum dan HAM. Ini biasanya diurus oleh notaris Anda. Notaris biasanya menyerahkan salinan akte perusahaan, Surat Keterangan Domisili dan NPWP perusahaan Anda untuk mendapatkan SK perusahaan.

5. Mengurus SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).
SIUP merupakan bagian dari proses mendirikan perusahaan agar perusahaan bisa beroperasi. Mengurus SIUP relatif sama di berbagai tempat.

6. mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
TDP merupakan bagian dari proses mendirikan perusahaan. Persyaratannya relatif sama untuk berbagai daerah.

Firma
Firma (Fa) adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap-tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri seta laba/ keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian.

Berikut ciri-ciri dari firma.
a. Perusahaan didirikan oleh dua orang atau lebih atas nama bersama.
b. Semua pemilik modal adalah pemilik firma.
c. Tanggung jawab bersama tidak terbatas.
d. Keuntungan dibagi atas perbandingan modal.
e. Semua anggota adalah aktif.

Berikut kelebihan dari firma.
a. Kemampuan manajemen lebih besar dari perusahaan perseorangan karena dalam firma terdapat pembagian tugas atau kerja di antara para anggota sekutu.
b. Jika modal kurang, hal tersebut tidak begitu menjadi masalah, karena mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar dan kuat dibanding dengan perusahaan perseorangan.
c. Keputusan perusahaan lebih logis, karena merupakan hasil keputusan bersama para anggotan sekutu.
d. Berikut kekurangan dari firma.
e. Pimpinan lebih dari satu orang, karena setiap anggota merupakan pimpinan firma.
f. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang atau tanggungan perusahaan, kekayaan pribadi menjadi jaminan atas seluruh utang firma.
g. Kerugian yang diakibatkan oleh seorang anggota harus ditanggung bersama dengan anggota lain.

Syarat Pendirian dan dilakukan pada Notaris
1. Pembuatan akta pendirian firma
2. Surat keterangan domisili perusahaan
3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
4. Surat pengukuhan pengusaha kena pajak (SP-PKP)
5. Pendaftaran ke Pengadilan Negeri
6. Surat izin usaha perdagangan
7. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

CV
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih.
Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu sebagai berikut.
1. Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin/ menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang- utang perusahaan.
2. Sekutu pasif / sekutu komanditer adalah anggota yang hanya menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas resiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.

Berikut ciri-ciri commanditaire vennootschap atau CV.
a. Keanggotaan terdiri dari sekutu aktif dan sekutu pasif.
b. Sekutu aktif adalah yang aktif mengelola CV.
c. Sekutu pasif adalah anggota yang hanya menanam modal tanpa ikut aktif mengelola CV.
d. Sekutu aktif tanggung jawabnya tak terbatas.
e. Tanggung jawab sekutu pasif terbatas.
f. Sekutu pasif disebut juga sekutu diam (slipping partner).

Berikut kelebihan dari CV.
a. Pendiriannya relatif lebih mudah.
b. Kemampuan manajemennya lebih besar.
c. Modal yang dikumpulkan lebih besar.
d. Mudah memperoleh kredit.

Berikut kekurangan dari CV.
a. Kelangsungan hidup perusahaan tidak dapat diramalkan.
b. Jika sudah memasukkan modal sulit ditarik kembali, terutama untuk sekutu komplementer (sekutu utama atau pimpinan).
c. Tanggung jawab setiap sekutu tidak sama, ada sekutu yang tanggung jawabnya tidak terbatas.

Beberapa langkah yang harus diketahui untuk mendirikan CV adalah sebagai berikut:
1. Akta Pendirian CV
Akta ini dibuat dan ditandatangani oleh notaris, persyaratannya:
Menyertakan fotokopi KTP pendirinya.
Prosesnya 1-2 hari kerja.

2. Surat Keterangan Domisili Perusahaan.
Surat ini diajukan ke kelurahan setempat, sebagai bukti keterangan alamat perusahaan.
Persyaratan:
a. Fotokopi kontrak/sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha
b. Surat keterangan dan pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran/pertokoan
c. Fotokopi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir.
d. Prosesnya 2 hari kerja setelah permohonan diajukan.

3. Membuat Nomor Pokok Wajib Pajak
Permohonan pendaftaran wajib pajak badan usaha diajukan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan domisili perusahaan. Selain mendapat kartu NPWP, nanti juga akan mendapat surat keterangan terdaftar sebagai wajib pajak.
Persyaratan:
Lampiran bukti PPN (pajak pendapatan) atas sewa gedung
Buktsi pelunasan PBB dan bukti kepemilikan atau bukti sewa/kontrak tempat usaha.
Lama proses 2-3 hari kerja

4. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (Sp-Pkp)
Permohonan SP-PKP ini diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai dengan NPWP yang telah diterbitkan.
Persyaratan:
Lampiran bukti PPN atas sewa gedung, bukti pelunasan PBB dan bukti kepemilikan/ sewa/kontrak tempat usaha.
Proses memakan 3-5 hari kerja setelah diajukan.

5. Mendaftar Ke Pengadilan Negeri (Pn)
Permohonan diajukan ke bagian pendaftaran CV di PN setempat.
Persyaratan:
Melampirkam NPWP dan salinan akta pendirian CV, prosesnya 1 hari kerja.

6. Mengurus Surat Ijin Usaha Perdagangan (Siup)
Permohonan diajukan ke Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten untuk golongan SIUP menengah dan kecil. Sedangkan SIUP besar diajukan ke Dinas Perdagangan Propinsi.
Persyaratannya:
a. SITU (Surat Izin Tempat Usaha) / HO (Hinder Ordonantie atau Surat Ijin
b. Gangguan)Pas foto direktur/pimpinan perusahaan ukuran 34 (2 lembar)
c. berwarna.Proses untuk SIUP besar 30 hari, sedangkan SIUP menengah dan kecil, 14 hari.

7. Tanda Daftar Perusahaan (Tdp).
Pendaftaran dilakukan ke Dinas Perdagangan yang berada di Kota/Kabupaten domisili perusahaan. Lama proses pengerjaan 14 hari kerja. Keseluruhan biaya mendirikan CV bisa mencapai Rp 3,5 juta.

Perseroan Terbatas

Berikut ciri-ciri dari perseroan terbatas.
a. Modalnya terdiri dari saham-saham.
b. Pemegang kekuasaan tertinggi pada rapat umum pemegang saham.
c. Pemilik PT adalah pemegang saham jumlahnya banyak.
d. Pemegang saham bertanggung jawab sebatas modal.
e. Pengelola PT adalah dewan direksi yang diawasi oleh dewan komisaris.

Berikut kelebihan dari PT.
a. Tanggung jawab terhadap utang-utang perusahaan terbatas.
b. Mudah mendapatkan modal, yaitu dengan cara menerbitkan saham baru.
c. Kelangsungan hidup PT lebih terjamin, meskipun pemilik PT berganti-ganti.
d. Mudah utnuk memindahkan hak milik yaitu dengan cara menjual saham-sahamnya kepada orang lain.

Berikut kelebihan dari PT.
a. Perusahaan menanggung dua macam pajak, yaitu pajak deviden dan pajak laba perusahaan.
b. Pendirian perusahaan lebih rumit dan memerlukan biaya yang besar.
c. Rahasia perusahaan kurang terjamin.
1. Tahap Pengajuan Nama PT.
Pengajuan nama perusahaan ini didaftarkan oleh notaris melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Kemenkumham. Adapun persyaratan yang dibutuhkan sebagai berikut:
a. Melampirkan asli formulir dan pendirian surat kuasa
b. Melampirkan photocopy Kartu Identitas Penduduk (“KTP”) para pendirinya dan para pengurus perusahaan
c. Melampirkan photocopy Kartu Keluarga (“KK”) pimpinan/pendiri PT.
Proses ini bertujuan untuk akan melakukan pengecekan nama PT (apakah Nama PT tersebut sudah gunakan atau tidak?), dimana pemakaian PT tidak boleh sama atau mirip sekali dengan nama PT yang sudah ada maka yang perlu siapkan adalah 2 (dua) atau 3 (tiga) pilihan nama PT, usahakan nama PT mencerminkan kegiatan usaha anda. Disamping itu, pendaftaran nama PT ini bertujuan untuk mendapatkan persetujuan dari instansi terkait (Kemenkumham) sesuai dengan UUPT dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2011 Tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama Perseroan Terbatas.

2. Tahap Pembuatan Akta Pendirian PT.
Pembuatan akta pendirian dilakukan oleh notaris yang berwenang diseluruh wilayah negara Republik Indonesia untuk selanjutnya mendapatkan pesetujuan dari Menteri Kemenkumham.
Patut untuk dipahami, terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan akta ini, yaitu:
a. Kedudukan PT, yang mana PT harus berada di wilayah Republik Indonesia dengan menyebutkan nama Kota dimana PT melakukan kegiatan usaha sebagai Kantor Pusat
b. Pendiri PT minimal 2 orang atau lebih
c. Menetapkan jangka waktu berdirinya PT: selama 10 tahun, 20 tahun atau lebih atau bahkan tidak perlu ditentukan lamanya artinya berlaku seumur hidup
d. Menetapkan Maksud dan Tujuan serta kegiatan usaha PT
e. Akta Notaris yang berbahasa Indonesia
f. Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan;
g. Modal dasar minimal Rp.50.000.000,- (lima puluh juta Rupiah) dan modal disetor minimal 25% (duapuluh lima perseratus) dari modal dasar
h. Minimal 1 orang Direktur dan 1 orang Komisaris
i. Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT dengan Modal Asing atau biasa disebut PT PMA

3. Tahap Pembuatan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP).
Permohonan SKDP diajukan kepada kantor kelurahan setempat sesuai dengan alamat kantor PT anda berada, yang mana sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan (domisili gedung, jika di gedung). Persyaratan lain yang dibutuhkan adalah:
a. Photocopy Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir,
b. Perjanjian Sewa atau kontrak tempat usaha bagi yang berdomisili bukan di gedung perkantoran,
c. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Direktur,
d. Izin Mendirikan Bangun (IMB) jika PT tidak berada di gedung perkantoran.

4. Tahap Permohonan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Permohonan pendaftaran NPWP diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili PT. Persyaratan lain yang dibutuhkan, adalah: NPWP pribadi Direktur PT, photocopy KTP Direktur (atau photocopy Paspor bagi WNA, khusus PT PMA), SKDP, dan akta pendirian PT.

5. Tahap berikutnya pengesahan Anggaran Dasar Perseroan oleh Menteri Kemenkumham.
Permohonan ini diajukan kepada Menteri Kemenkumham untuk mendapatkan pengesahan Anggaran Dasar Perseroan (akta pendirian) sebagai badan hukum PT sesuai dengan UUPT. Persyaratan yang dibutuhkan antara lain:
a. Bukti setor bank senilai modal disetor dalam akta pendirian.
b. Bukti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai pembayaran berita acara negara.
c. Asli akta pendirian.

6. Mengajukan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
SIUP ini berguna agar PT dapat menjalankan kegiatan usahanya. Namun perlu untuk diperhatikan bahwa setiap perusahaan patut membuat SIUP, selama kegiatan usaha yang dijalankannya termasuk dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLUI) sebagaimana Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 57 Tahun 2009 Tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
Permohonan pendaftaran SIUP diajukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau kabupaten terkait sesuai dengan domisili PT. Adapun klasifikasi dari SIUP berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No.39/M-DAG/PER/12/2011 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perdagangan No.36/M-DAG/PER/9/2007tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan adalah sebagai berikut:
SIUP Kecil, wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha;
SIUP Menengah, wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat Usaha;
SIUP Besar, wajib dimiliki oleh perusahaan perdagangan yang kekayaan bersihnya lebih dari Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

7. Mengajukan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
Permohonan pendaftaran diajukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan/atau Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan kota atau kabupaten terkait sesuai dengan domisili perusahaan. Bagi perusahaan yang telah terdaftar akan diberikan sertifikat TDP sebagai bukti bahwa perusahaan/badan usaha telah melakukan wajib daftar perusahaan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No.37/M-DAG/PER/9/2007tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan.

8. Tahap Berita Acara Negara Republik Indonesia (BNRI).
Setelah perusahaan melakukan wajib daftar perusahaan dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kemenkumham, maka harus di umumkan dalam BNRI dari perusahaan yang telah diumumkan dalam BNRI, maka PT telah sempurna statusnya sebagai badan hukum.

Koperasi
Pengertian koperasi dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, yang mendefinisikan koperasi sebagai Badan Usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan-badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Organisasi Buruh Sedunia (Intemational Labor Organization/ILO), dalam resolusinya nomor 127 yang dibuat pada tahun 1966, membuat batasan mengenai ciri-ciri utama koperasi yaitu: Merupakan perkumpulan orang-orang; Yang secara sukarela bergabung bersama; Untuk mencapai tujuan ekonomi yang sama; Melalui pembentukan organisasi bisnis yang diawasi secara demokratis; Yang memberikan kontribusi modal yang sama dan menerima bagian resiko dan manfaat yang adil dari perusahaan di mana anggota aktifberpartisipasi.

Fungsi Koperasi
a. Sebagai urat nadikegiatan perekonomian Indonesia
b. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi Indonesia
c. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
d. Memperkokoh perekonomian rakyat Indonesia dengan jalan pembinaan koperasi.

Ciri – Ciri Badan Usaha Koperasi
1. Bekerja sama dengan sukarela untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi
2. Memperhatikan hak dan kewajiban tiap anggota yang bergabung didalamnya.
3. Mengutamakan gotong royong agar mencapai tujuan.

Prinsip Dasar Koperasi Menjadikan Ciri Khas Koperasi yang Membedakan Koperasi dengan Badan Usaha lain :
a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
b. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
c. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)
d. Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal
e. Kemandirian

Koperasi Berdasarkan Jenisnya ada 4, yaitu :
1. Koperasi Produksi (Koperasi Produksi melakukan usaha produksi atau menghasilkan barang)
2. Koperasi konsumsi (Koperasi Konsumsi menyediakan semua kebutuhan para anggota dalam bentuk barang)
3. Koperasi Simpan Pinjam (Koperasi Simpan Pinjam melayani para anggotanya untuk menabung dengan mendapatkan imbalan)
4. Koperasi Serba Usaha (Koperasi Serba Usaha (KSU) terdiri atas berbagai jenis usaha)

Berdasarkan keanggotaannya
1. Koperasi Pegawai Negeri (Koperasi ini beranggotakan para pegawai negeri baik pegawai pusat maupun daerah)
2. Koperasi Pasar (Koppas) (Koperasi pasar beranggotakan para pedagang pasar)
3. Koperasi Unit Desa (KUD) (Koperasi Unit Desa beranggotakan masyarakat pedesaan. KUD melakukan kegiatan usaha bidang ekonomi terutama berkaitan dengan pertanian atau perikanan (nelayan)
4. Koperasi Sekolah (Koperasi sekolah beranggotakan warga sekolah yaitu guru, karyawan, dan siswa)

Berdasarkan Tingkatannya
1. Koperasi Primer (Koperasi primer merupakan koperasi yang beranggotakan orang-orang)
2. Koperasi sekunder (Koperasi sekunder merupakan koperasi yang beranggotakan beberapa koperasi)

Jenis koperasi berdasarkan fungsinya
1. Koperasi Konsumsi (didirikan untuk memenuhi kebutuhan umum sehari-hari para anggotanya)
2. Koperasi Jasa (adalah untuk memberikan jasa keuangan dalam bentuk pinjaman kepada para anggotanya)
3. Koperasi Produksi (Bidang usahanya adalah membantu penyediaan bahan baku, penyediaan peralatan produksi, membantu memproduksi jenis barang tertentu serta membantu menjual dan memasarkannya hasil produksi tersebut)




Jumat, 12 Oktober 2018

Profil Perusahaan Xiaomi

XIAOMI

Penjelasan Singkat

Xiaomi adalah perusahaan elektronik yang berpusat di Beijing, Tiongkok. Xiaomi didirikan pada tahun 2010 oleh Lei Jun yang juga berperan sebagai CEO dari perusahaan ini. Saat ini xiaomi merupakan distributor telepon cerdas terbesar ke-3 di Dunia yang merancang, mengembangkan, dan menjual telepon cerdas, aplikasi seluler, dan elektronik konsumen. Perusahaan ini kini bernilai lebih dari 10 miliar USD dan memiliki lebih dari 5000 karyawan yang berasal dari Tiongkok, Malaysia, Singapura, India, Filipina, dan Indonesia.
Menurut IDC, Xiaomi merupakan produsen telepon seluler terbesar ketiga di dunia setelah Samsung dan Apple. Xiaomi juga merupakan vendor telepon cerdas terbesar di Tiongkok pada tahun 2014, setelah menyalip Samsung.

Pada tahun 2011, CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan bahwa ada makna besar dibalik nama Xiaomi. Menurutnya Xiao berarti sebutir beras dari Buddha adalah sama besarnya seperti gunung, yang melambangkan bahwa xiaomi bekerja dari hal hal kecil. Sementara MI merupakan singkatan dari Mobile Internet dan juga Mission Impossible karena setelah mendirikan xiaomi terdapat banyak hambatan yang terlihat mustahil untuk dilalui.

Slogan yang digunakan oleh xiaomi adalah "Just For Fans", karena setiap keputusan / terobosan baru dilakukan berdasarkan dari penggemar yang disebut "Mi Fans". Bahkan banyak staff xiaomi yang awalnya merupakan anggota dari Mi Fans hingga akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan xiaomi.

Produk

Tidak hanya ponsel, Xiaomi memiliki berbagai macam produk elektronik yang banyak digandrungi oleh konsumen di seluruh dunia.

Ponsel

Ponsel flagship dari xiaomi adalah seri Mi. Saat ini sudah banyak sekali seri Mi dari xiaomi ini, diantaranya Xiaomi Mi 6x yang memiliki spesifikasi tangguh namun mematok harga yang tidak begitu mahal.
Selain seri Mi, Xiaomi juga memiliki phablet dengan seri Redmi Note yang merupakan seri kedua dari seri Redmi itu sendiri. Pada tahun 2014 Xiaomi mengadakan penjualan kilat terhadap ponsel Redmi Note, sebanyak 50.000 unit saat itu habis hanya dalam waktu 6 detik saja.

Mi Pad

Mi Pad pertama kali diumumkan adalah pada saat acara peluncuran produk baru xiaomi pada tahun 2014. Perangkat ini menggunakan prosesor quad core 2.3 GHz NVIDIA Tegra K1 dengan RAM 2GB.

Mi TV

Mi TV merupakan televisi cerdas dari xiaomi yang dijalankan menggunakan sistem operasi android dan awal diumumkan yaitu pada tahun 2013.

Mi Box

Mi Box adalah dekoder cerdas untuk televisi yang menawarkan film dan acara televisi tanpa akun pengguna atau berlangganan. Karena pembatasan lisensi konten, saat ini Mi Box hanya tersedia di daratan tiongkok.

Selasa, 06 Juni 2017

Pembagian Tugas Membuat Desain Website (Pembuatan Logo Website)

Pembuatan Logo Website

Pada tugas kali ini kami ditugaskan untuk membuat desain dari website E - Commerce. Kami membuat desain dari web E - Commerce dengan nama Pesancatering.com, website ini berisi berbagai macam makanan yang ditujukan untuk memudahkan para pengguna yang memiliki keperluan acara tertentu dalam memesan katering.

Logo tersebut saya buat dengan menggunakan Adobe Illustrator CC 2015. Dalam proses pembuatannya saya memanfaatkan beberapa tools diantaranya, pen tools yang saya gunakan untuk membuat garis garis seperti pada kaki tangan dan topi dari karakter yang terdapat di logo tersebut. Selain itu, saya juga banyak menggunakan shape tools untuk membuat berbagai bentuk bangun datar untuk membuat logo ini dan mengedit beberapa bangun datar dengan menggunakan shape builder atau direct selection tools. Saya juga menambahkan tulisan "Pesancatering.com" dengan font tools dan mengubah jenis font serta warnanya. Untuk background saya menggunakan gradient warna dari putih ke kuning sehingga terbentuklah logo seperti gambar diatas.

Dibawah ini ada beberapa contoh penerapan logo yang saya buat didalam desain website yang dibuat oleh kelompok kami:


Senin, 20 Maret 2017

Angular 2

Angular 2 adalah versi terbaru dari angular js yang dirilis pada september 2016 ini. Sekedar info, angular js adalah salah satu framework MVC yang digunakan untuk membangun sebuah web dengan berbasis pada javascript

Angular 2 ini membawa konsep material desain.Tujuan dari  proyek ini adalah untuk membangun sebuah komponen yang membuatnya sangat mudah untuk membangun konsep interface Material Design untuk mobile dan desktop.

Framework yang juga populer disebut dengan AngularJS ini, di versi keduanya, diklaim oleh Google akan menawarkan kemampuan rendering yang jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan Angular 1. Google juga mengklaim Angular 2 versi Beta telah membuktikan bekerja hingga 2.5 kali lebih cepat mengungguli Angular 1. Google menargetkan nantinya Angular 2 bisa mencapai 5 kali lebih cepat dibanding Angular 1.

Versi Beta dari Angular JS sudah digunakan oleh beberapa perusahaan, seperti penyedia layanan prediksi cuaca Weather Underground dan NPR.

Peningkatan kecepatan dari Angular 2 sendiri disebabkan karena framework ini dapat merender antar Web Workers, dimana Angular 2 memperbolehkan konten halaman web untuk menjalankan script di background thread, dan memindahkan web worker dari UI thread yang utama agar lebih cepat. Green juga berkata, banyak sekali framework lain yang sangat tertarik menggunakan Angular 2 sebagai basis javascript mereka. Ini tentunya menjadi awal yang sangat baik untuk framework besutan Google ini.


Daftar Pustaka
http://www.ekuiva.com/berkenalan-dengan-angular-material-2/ 
http://www.jagatreview.com/2016/04/google-akan-segera-rilis-angular-2/